Kista Ovarium

Kista, polycystic, ovary disease adalah suatu kondisi dimana ovarium terdapat elemen kecil (cysts) yang mempengaruhi kesuburan wanita hingga ia tidak bisa hamil.

Lebih dari 90% kista ovarium adalah jenis kista epitelial, sisanya adalah germ cell tumours (2-3%), dan sex cord-stromal tumours (5-6%). Germ cell tumours (tumor sel induk) tercatat 10-15% dari kista ovarium dalam populasi Asia danAfrika. Disgerminoma dilaporkan lebih dari 70% ditemukan pada sel induk, dan tumor granulosa merupakan jenis tersering pada sex cord-stromal tumours. Umumnya kista ovarium terdiagnosis pada wanita pasca menopause, dan tumor sel induk sering pada wanita muda pada masa pertumbuhan (umumnya pada usia 20-an).

Secara histologis (mikroskopis) sekitar 90% kista ovarium berasal dari epitelium koelomik yang secara normal melapisi permukaan ovarium. Lapisan permukaan ini bersifat multipotensial dan dapat berdiferensiasi menjadi epitel mulerian dan tipe lainnya, termasuk tipe endometrial, endoservikal, tubal, dan intestinal, yang dapat membantu menjelaskan variasi luas dari tumor epitelial yang diobservasi. Oleh karena itu, tumor epitelial permukaan di klasifikasikan sesuai dengan tipe sel dan distratifikasi sebagai jinak, borderline, dan ganas berdasarkan proliferasi seluler, atipia nuklear dan invasi stromal. Klasifikasi ini penting untuk merencanakan strategi terapi yang terbaik dan untuk mendefinisikan prognosis penyakit.

Kista ovarium dapat mempengaruhi siklus menstruasi wanita karena sistem hormonal yang terganggu. Secara alami, hormon akan meregulasi pertumbuhan sel telur di ovarium. Berbagai penelitian terus dilakukan untuk memecahkan kasus medis ini agar jumlah penderita kista dapat ditekan.

Pada kasus kista, folikel di dalam ovarium hanya sedikit. Sel telur di dalam folikel tidak matang, sehingga tidak bisa masuk ke dalam ovarium, akibatnya akan membentuk kristal di dalam ovarium.

Hal tersebut yang menyebabkan seorang wanita mandul. Folikel tidak matang dan ketidakmampuan untuk menyalurkan sel telur (proses ovulasi) sepertinya menjadi penyebab rendahnya jumlah hormon stimulasi folikel (HSF), melebihi kandungan hormon androgen di dalam ovarium.

Seorang wanita yang didiagnosis menderita kista biasanya berusia sekitar 20-30 tahun. Biasanya wanita yang memiliki kista, jika diurut berdasarkan silsilah keluarganya, ada ibu atau nenek yang mengalami gejala kista serupa.


=====================================

>>> Obat Herbal Alami Untuk Mengobati Penyakit Kista, Miom dan Tumor, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>